PERSONAL ESSAY 101: Writing A Slice of Our Lives | Jakarta, 14 April 2018

Public Class #06 bersama WINDY ARIESTANTY

Mengapa hanya sepotong?

Sebab ketika menulis esai pribadi, penulis sebenarnya menerapkan seni memilih sebuah sudut pandang. Penulis memotret sepotong peristiwa dalam keseharian dan menghadapkannya dengan pengalaman hidup yang dimiliki selama ini.  Topik-topik apa pun—mulai dari yang menyentuh nurani hingga yang membuat kita sakit perut karena menahan tawa—bisa dituliskan dalam sebuah esai yang memikat. Dengan berpatok kepada kenyataan, esai pribadi mengizinkan penulis mengekspresikan subyektivitas, pendapat, bahkan bias atau kebingungan.

Hari/Tanggal: SABTU, 14 April 2018
Waktu : 09.30 – 11.30 WIB
Tempat :  Hall BukaLapak – Plaza City View Lt.1 Jl. Kemang Timur No. 22 Jakarta Selatan
Tiket : IDR 225K/orang | Tiket dua kelas: IDR 400K
Durasi : 2 jam

Kelas terbatas hanya 30 orang

Selama 2 jam, dalam Public Class ini, kamu akan diajak:

  1. Memahami perbedaan antara memoar dan esai pribadi
  2. Elemen dasar dalam penulisan esai personal
  3. Memilih sudut pandang dan nilai yang ingin disampaikan

Untuk dibawa:

  1. Alat tulis (laptop atau blocknote dan pulpen)
  2. Ide tulisan untuk esai pribadi
  3. Kemauan untuk menulis ide tersebut

WINDY ARIESTANTY selain dikenal sebagai editor juga adalah seorang penulis. Ia memiliki ketertarikan tersendiri kepada cerita-cerita manusia yang ditemuinya dan ini memberikan warna yang kental pada setiap tulisan esainya, baik yang bertema perjalanan maupun human interest. Ia telah menulis dua buku memoar, yang mengangkat dua sosok perempuan, yaitu Tiara Lestari–mantan model Majalah Playboy Spanyol, dan Ibu Robin Lim–CNN Hero 2011. Esai-esai pribadinya bisa diikuti di www.windyariestanty.com

Untuk registrasi, silakan isi form di bawah ini:

Advertisements