Facilitators

Screen Shot 2016-03-07 at 3.00.38 PM

ADIMAS IMMANUEL dikenal akan pilihan diksi, metafora, dan suaranya yang filosofis. Puisi-puisinya telah diterbitkan di berbagai media massa. Buku kumpulan puisinya yang sudah diterbitkan adalah Empat Cangkir Kenangan, Pelesir Mimpi dan Di Hadapan Rahasia. Ia kerap diundang untuk menghadiri berbagai forum sastra terkemuka di Indonesia. Dengan beberapa seniman dan musisi ternama, ia juga menggelar pameran foto dan instalasi, resital piano, dan musikalisasi jazz.

Screen Shot 2016-03-08 at 1.30.48 PMHANNY KUSUMAWATI dikenal sebagai seorang creative consultant, blogger,dan penulis lepas yang gemar berjalan. Blog pribadinya, beradadisini.com, sudah difitur oleh kolom Discover dari WordPress sebanyak 4 kali. Ia juga telah menerbitkan berbagai cerita pendek dan tulisan perjalanan untuk beberapa omnibus seperti Perempuan yang Melukis Wajah, Jika dan Hanya Jika, serta The Journeys 3.

Screen Shot 2016-03-23 at 6.36.04 PM

RADITYA DIKA adalah seorang penulis, komedian, sutradara, dan creativepreneur. Lebih dahulu dikenal sebagai penulis tujuh buku komedi yang selalu menjadi national bestseller, dari Kambing Jantan (2005) hingga yang terbaru Koala Kumal (2015). Ia juga penulis skenario komik Kambingjantan I dan II. Selain menulis buku dan naskah film, Raditya juga memproduseri, menyutradarai, dan bermain di beberapa film, termasuk film-film yang diadaptasi dari buku-buku larisnya.

Screen Shot 2016-03-07 at 5.23.44 PMWINDY ARIESTANTY dikenal sebagai editor dan penulis perjalanan yang mengusung genre ‘narrative trave writing’. Life Traveler, buku perjalanan bergaya naratif yang ditulisnya masuk ke shortlist ‘Anugerah Pembaca Indonesia 2012’. Ia juga merupakan konseptor seri buku antalogi kisah perjalanan naratif ‘The Journeys’. Selain itu, Windy juga merupakan kontributor untuk tulisan-tulisan perjalanan naratif di media-media terkemuka Indonesia.

haqi

HAQI AHMAD di usia sembilan belas tahun,  ia memulai perjalanannya sebagai penulis dengan menulis skenario film televisi. Tepat di usia dua puluh satu tahun, ia menulis film layar lebar pertamanya, Poconggg Juga Pocong. Dalam kurun waktu lima tahun, ia telah menulis empat belas skenario film layar lebar yang didominasi dengan projek film adaptasi novel seperti Radio Galau FM, Refrain, Remember When, 3600 Detik, Melbourne:Rewind, dll.

Advertisements